Monitoring KSKK RI dalam Rangka Persiapan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas di MAN Kota Kupang

Diposting oleh : Mikyal Fatonah, S.pd Pada : 23 Sep 2021, 19:58:04 WITA Sudah dibaca : 114 Kali Humas
Monitoring KSKK RI dalam Rangka Persiapan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas di MAN Kota Kupang

Gambar : Pertemuan Terbatas Membahas Persiapan PTM MAN Kota Kupang bersama KSKK Kemenag RI


MAN Kota Kupang (Humas) – Subdit Kurikulum, Sarana, Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Kementerian Agama Republik Indonesia, Ariseno, beserta tiba di Madrasah Aliyah Negeri Kota Kupang (MAN) pada Jumat, (17/09/2021). Ariseno didampingi oleh Kasie KSKK Bidang Pendidikan Islam Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Timur, Mohammad Shadiq, dan Kasie Pendidikan Islam Kantor Kementerian Agama Kota Kupang, Nur Aini H.S. Wahid. Kunjungan Ariseno bertujuan untuk melakukan monitoring kesiapan pembelajaran tatap muka di MAN Kota Kupang.  Kedatangan Ariseno disambut oleh Kepala Madrasah, Buniamin, beserta Kepala Tata Usaha, Anisatun Mahmuda. Hadir juga Wakil Kepala Madrasah Bagian Kurikulum MAN Kota Kupang, Muchtar Nurdin untuk menjelaskan persiapan pembelajaran yang akan dilaksanakan MAN Kota Kupang. Kegiatan monitoring ini dilakukan untuk memastikan kesiapan MAN Kota Kupang dalam melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas. Rencananya PTM di MAN Kota akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Namun, pihak madrasah harus menunggu instruksi resmi  dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTT. 

Sebelumnya, Buniamin beserta para pendidik di MAN Kota Kupang telah melaksanakan rapat dalam rangka mempersiapkan SOP PTM terbatas. Diskusi dilakukan untuk mendapatkan solusi terbaik atas kondisi saat ini mengingat pandemi belum berakhir dan kesehatan serta keselamatan pendidik maupun peserta didik harus diutamakan. Pada rencana PTM terbatas yang akan dilaksanakan MAN Kota Kupang, telah dibuat konsep pengaturan beberapa ruang kelas dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat, memastikan peserta didik yang hadir hanya maksimal 15 orang dalam satu kelas untuk menghindari kerumunan. Setiap dua hari sekali PTM akan dijadwalkan bagi masing-masing jenjang kelas. Pada hari Senin-Selasa bagi kelas X, Rabu-kamis bagi kelas XI, dan Jumat-Sabtu bagi kelas XII. Selain itu, jam mengajar juga dibatasi menjadi 30 menit perjam mata pelajaran. Hal ini direncanakan agar peserta didik tidak melakukan interaksi yang tidak perlu selama berada di lingkungan madrasah dan segera pulang selesai mengikuti pembelajaran. 


Pada kesempatan monitoring ini, Buniamin membawa tim Subdit KSKK melihat ruang keterampilan yang selama ini menjadi program unggulan MAN Kota Kupang. Ariseno menyampaikan pesan agar MAN Kota Kupang terus melanjutkan program keterampilan yang sudah berjalan. Bila perlu pakaian jahitan hasil karya siswa MAN Kota Kupang dipajang sebagai bentuk promosi produk keterampilan dan menjadi nilai lebih bagi madrasah. *(Mikyal)

 

Catatan: Berita ini telah dimuat pada laman https://ntt.kemenag.go.id/berita/516939/monitoring-kskk-ri-dalam-rangka-persiapan-pembelajaran-tatap-muka-terbatas-di-man-kota-kupang




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment