MAN Kota Kupang Siap Songsong Kurikulum Merdeka

Oleh Humas MAN kpg 04 Jun 2022, 09:02:42 WITA HUMAS dibaca 126 kali
MAN Kota Kupang Siap Songsong Kurikulum Merdeka

Keterangan Gambar : Annisatun Mahmuda (KTU), Wahid Aman (Widyaiswara), Buniamin (Kepala MAN Kota Kupang), Muchtar Nurdin (Wakamad Kurikulum)


MAN Kota Kupang (Humas) –. Pada Selasa (17/05/2022) berlangsung kegiatan bimbingan teknis (bimtek) Penyusunan Pengembangan Kurikulum Mereka di MAN Kota Kupang. Ketua Panitia, Muchtar Nurdin dalam laporannya memaparkan dasar hukum bimtek ini adalah KMA Nomor 347 tentang Pedoman Implementasi Kurikulum Merdeka pada Madrasah. Tujuan penyelenggaraan bimtek untuk memberi kemandirian madrasah dalam mengelola pendidikan dan pembelajaran guna meningkatkankan kualitas daya saing madrasah sesuai tuntutan kompetensi abad 21. Kegiatan bimtek diikuti oleh 58 orang peserta yang merupakan guru di MAN Kota Kupang. Para peserta bimtek mengikuti kegiatan sejak pukul 14.00 s.d. 17.30 WITA. Bimtek ini rencananya akan berlangsung selama tiga hari berturut-turut dimulai sejak tanggal 17 Mei dan berakhir pada tanggal 19 Mei 2022.


Walaupun MAN Kota Kupang belum menjadi salah satu pilot project bagi program implementasi Kurikulum Merdeka yang digagas pemerintah, Kepala MAN Kota Kupang, Buniamin dalam sambutannya menjelaskan alasan mengapa bimtek ini perlu dilaksanakan.

Baca Lainnya :


“Kegiatan ini sangat relevan untuk dikerjakan agar guru memiliki kesiapan yang matang untuk menerapkan kurikulum ini pada Tahun Pelajaran baru, khususnya pada kelas X,” jelas Buniamin. 


Kamad Man Kupang, memfasilitasi para guru untuk mendapatkan arahan yang tepat dari narasumber yang tepat mengenai Kurikulum Merdeka.


“Secara substantif, pelaksanaan kurikulum ini tidak jauh berbeda dengan pelaksanan kurikulum sebelumnya dimana implikasinya ditekankan kepada standar kompetensi, standar isi, standar proses, pembelajaran, profil pelajar, dan terakhir ada capaian pembelajaran. Yang Menjadi persoalan bagaimana kita menerapkan hal-hal tersebut di dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu perlu bimtek, perlu mendapat arahan dan pandangan dari Widyaiswara LPMP. Kurikulum ini akan diterapkan pada madrasah yang menjadi pilot project. Karena MAN Kota Kupang berlokasi jantung kota. lambat laun pelaksanaan kurikulum ini tidak bisa ditunda lagi,” ungkap Buniamin.


Kegiatan bimtek Penyusunan Pengembangan Kurikulum Mereka dipandu langsung oleh narasumber Widyaiswara dari LPMP, Wahid Aman. Saat menyampaikan materi, Wahid menjelaskan mengenai perbandingan Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka, serta pemaparan tentang hal-hal sederhana dan mendalam yang menjadi fokus dalam penerapan Kurikulum Merdeka. Selain menyampaikan materi mengenai Kurikulum Merdeka, Wahid juga memberi semangat kepada para peserta bimtek agar selalu optimis dalam mempelajari dan mencoba hal-hal baru yang mendukung pembelajaran di kelas.


“Walaupun Kemendikbud punya Program Sekolah Penggerak (PSP) atau Kurikulum Merdeka, madrasah hebat karena menyambut pelatihan hari ini. Kita harus menyambut program dari Menteri Pendidikan. Wajib kita belajar,” kata Wahid.


Semangat ini dilontarkan bukan tanpa alasan. Sebelum dipilih secara resmi oleh pemerintah menjadi bagian dari (PSP), sebaiknya seorang guru lebih dulu aktif menggerakkan dirinya menjadi fasilitator, motivator, dan inspirator bagi peserta didik di satuan pendidikannya masing-masing. (Mikyal)


Catatan: Berita ini pernah dimuat di laman Kanwil NTT pada  Rabu, 18 Mei 2022 09:51

https://ntt.kemenag.go.id/berita/519572/man-kota-kupang-siap-songsong-kurikulum-merdeka




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment